Saturday, July 12, 2014

Tugas (mid) Sistem Terdistribusi

Soal
1. Jelaskan Tentang Tipe Sistem Terdistribusi !
2. Jelaskan Perbedaan IPV4 dengan IPV6 !
3. Jelaskan Pengalamatan IPV6 !

Jawab:

1.     Tipe Sistem terdistribusi
Sistem komputasi terdistribusi
Sistem komputer terdistribusi adalah tipe yang dibarkan untuk aplikasi tingkat tinggi yang sering diatur pada komputasi paralel. Dalam cluster komputasi perangkat keras yang mendasari terdiri dari kumpulan workstation yang sama atau PC, berhubungan erat bynmeans dari jaringan area kecepatan tinggi setempat. Selain itu, setiap node menjalankan sistem operasi yang sama. Grid komputasi adalah subkelompok ini terdiri dari sistem terdistribusi yang sering dibangun sebagai sebuah federasi dari sistem komputer, dimana setiap sistem bisa masuk ke dalam sebuah domain administrasi yang berbeda, dan mungkin sangat berbeda ketika datang ke perangkat keras, perangkat lunak, dan teknologi jaringan dikerahkan.
Sistem informasi terdistribusi
Sistem informasi terdistribusi ditemukan dalam organisasi yang dihadapkan dengan kekayaan aplikasi jaringan, tetapi untuk yang interoperabilitas ternyata menjadi pengalaman yang kurang baik
Sistem terdistribusi meluas
Sistem terdistribusi kita telah membahas sejauh ini sebagian besar ditandai dengan node stabilitas mereka tetap dan memiliki sambungan yang berkualitas baik lebih atau kurang permanen dan tinggi ke jaringan. Sistem terdistribusi meluas sering ditandai dengan menjadi kecil, bertenaga baterai, mobile dan memiliki wireless, namun tidak harus semua itu terdapat dalam satu sistem.

2. Perbedaan Internet Protokol Versi 4  (IPv4)  dan  Internet Protokol Versi 6 (IPv6)
 
I. Internet Protokol Versi 4 (IPv4)
IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. IP versi ini memiliki keterbatasan yakni hanya mampu mengalamati sebanyak 4 miliar host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv4 adalah 192.168.0.3 Pada IPv4 ada 3 jenis Kelas, tergantung dari besarnya bagian host, yaitu kelas A (bagian host sepanjang 24 bit , IP address dapat diberikan pada 16,7 juta host) , kelas B (bagian host sepanjang 16 bit = 65534 host) dan kelas C (bagian host sepanjang 8 bit = 254 host ). Administrator jaringan mengajukan permohonan jenis kelas berdasarkan skala jaringan yang dikelolanya. Konsep kelas ini memiliki keuntungan yaitu : pengelolaan rute informasi tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masingmasing hostnya.

Perbandingan IPv4 dan IPv6
Pemberian alamat dalam internet mengikuti format IP address (RFC 1166). Alamat ini dinyatakan dengan 32 bit (bilangan 1 dan 0) yang dibagi atas 4 kelompok (setiap kelompok terdiri dari 8 bit atau oktet) dan tiap kelompok dipisahkan oleh sebuah tanda titik. Untuk memudahkan pembacaan, penulisan alamat dilakukan dengan angka desimal, misalnya 100.3.1.100 yang jika dinyatakan dalam binary menjadi 01100100.00000011.00000001.01100100. Dari 32 bit ini berarti banyaknya jumlah maksimum alamat yang dapat dituliskan adalah 2 pangkat 32, atau 4.294.967.296 alamat. Format alamat ini terdiri dari 2 bagian, netid dan hostid. Netid sendiri menyatakan alamat jaringan sedangkan hostid menyatakan alamat lokal (host/router). Dari 32 bit ini, tidak boleh semuanya angka 0 atau 1 (0.0.0.0 digunakan untuk jaringan yang tidak dikenal dan 255.255.255.255 digunakan untuk broadcast). Dalam penerapannya, alamat internet ini diklasifikasikan ke dalam kelas (A-E).
Alasan klasifikasi ini antara lain :
• Memudahkan sistem pengelolaan dan pengaturan alamat-alamat.
• Memanfaatkan jumlah alamat yang ada secara optimum (tidak ada alamat yang terlewat).
• Memudahkan pengorganisasian jaringan di seluruh dunia dengan membedakan jaringan tersebut termasuk kategori besar, menengah, atau kecil.
• Membedakan antara alamat untuk jaringan dan alamat untuk host/router.
Pada tabel dibawah dijelaskan mengenai ketersediaan IPv4 berdasarkan data dari APNIC sampai akhir tahun 1999 yang lalu dan total IP yang sudah dialokasikan ke tiap – tiap negara diAsia Pasifik.

II.5 Internet Protokol Versi 6 (IPv6)
Transisi IPv4 ke IPv6 merupakan fenomena yang tidak dapat dielakan oleh semua kalangan. Walaupun IPv4 tetap dapat digunakan, IPv6 memiliki versi design berbeda dan memiliki kegunaan lebih dibanding IPv4. Disertai dengan tumbuhnya inovasi-inovasi perangkat berteknologi, maka Negara-negara di dunia dituntut mampu bersaing atau setidaknya secara bertahap mulai untuk mengimplementasikan IPv6. Menurut jurnal Internet Protocol, diperkirakan tak sampai tahun 2011, jatah alamat IP yang masih belum digunakan saat ini akan habis. Maka muncullah suatu metode peangalamatan baru yang dikenal dengan sebutan IPv6. Di Indonesia, salah satu penyedia jasa Internet, Indosat Mega Media (Indosat M2), sejak 2004 telah siap menyewakan jaringan IPv6 ini. IPv6 merupakan metode pengalamatan IP yang perlahan-lahan mulai menggantikan IPv4. IPv6 digunakan sebagai pengalamatan karena keterbatasan jumlah IP yang dimiliki oleh IPv4, mengingat semakin bertambahnya perangkat berbasis IP saat ini. IPv6 atau Internet Protocol version 6 adalah protokol Internet terbaru yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari protokol yang dipakai saat ini, IPv4 (Internet Protocol version 4). Pengalamatan IPv6 menggunakan 128-bit alamat yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengalamatan 32-bit milik IPv4. Dengan kapasitas alamat IP yang sangat besar pada IPv6, setiap perangkat yang dapat terhubung ke Internet (komputer desktop, laptop, personal digital assistant, atau telepon seluler GPRS/3G) bisa memiliki alamat IP yang tetap. Sehingga, cepat atau lambat setiap perangkat elektronik yang ada dapat terhubung dengan Internet melalui alamat IP yang unik. Protokol IPv6 ini memiliki beberapa fitur baru yang merupakan perbaikan dari IPv4,diantaranya :
•Memiliki format header baru
Header pada IPv6 memiliki format baru yang didesain untuk menjaga agar overhead header minimum, dengan menghilangkan field-field yang tidak diperlukan serta beberapa field opsional Perbandingan IPv4 dan IPv6 yang ditempatkan setelah header IPv6. Header IPv6 sendiri besarnya adalah dua kali dari besar header dari IPv4.
•Range alamat yang sangat besar
IPv6 memiliki 128-bit atau 16-byte untuk masing-masing alamat IP source dan destination. Sehingga secara logika IPv6 dapat menampung sekitar 3.4 x 1038 kemungkinan kombinasi alamat.
•Pengalamatan secara efisien dan hierarkis serta infrastruktur routing
Alamat global dari IPv6 yang digunakan pada porsi IPv6 di Internet, didesain untuk menciptakan infrastruktur routing yang efisien, hierarkis, dan mudah dipahami oleh pengembang.
• Konfigurasi pengalamatan secara stateless dan statefull
IPv6 mendukung konfigurasi pengalamatan secara statefull, seperti konfigurasi alamat menggunakan server DHCP, atau secara stateless yang tanpa menggunakan server DHCP. Pada konfigurasi kedua, host secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 untuk link yang disebut dengan alamat link-lokal dan alamat yang diturunkan dari prefik yang ditransmisikan oleh router local.
•Built-in security
Dukungan terhadap IPsec memberikan dukungan terhadap keamanan jaringan dan menawarkan interoperabilitas antara implementasi IPv6 yang berbeda.
• Dukungan yang lebih baik dalam hal QoS
Pada header IPv6 terdapat trafik yang di identifikasi menggunakan field Flow Label, sehingga dukungan QoS dapat tetap diimplementasikan meskipun payload paket terenkripsi melalui IPsec.
• Protokol baru untuk interaksi node
Pada IPv6 terdapat Protokol Neighbor Discovery yang menggantikan Address Resolution Protokol.
• Ekstensibilitas
IPv6 dapat dengan mudah ditambahkan fitur baru dengan menambahkan header ekstensi setelah header IPv6. Ukuran dari header ekstensi IPv6 ini hanya terbatasi oleh ukuran dari paket IPv6 itu sendiri.

3.       Pengalamatan IPV6


Khusus nomor 3 ane Kasih yang versi PDFnya aja 



Saturday, July 5, 2014

Cara Menghapus Virus Shortcut di Flasdisk Melalui CMD

Cara Menghapus Virus Shortcut di Flasdisk Melalui CMD

Virus Shortcut adalah virus yang menyebar pada tahun 2011, virus shortcut ini mampuan mengupdate layaknya program antivirus, bahkan berhasil mengecoh system scanner program antivirus, Virus yang muncul akhir bulan Januari 2011 ini mempunyai kemampuan untuk menginjeksi file yang mempunyai ekstensi EXE dan DLL baik berupa file program aplikasi maupun file system Windows. 

Berikut Langkah-langkahnya

1.buka RUN pada komputer anda apabila melalui windows 8 klik start kemudian ketikkan cmd


2.ketik cmd kemudian Ok / Enter

3.Masuk ke drive Flashdisknya misalnya di drive E (tergantung drive flashdisknya muncul )dengan cara ketik E:  lalu enter 

4. Ketik  attrib -s  -r  -h  /s  /d  lalu enter iitu perintah untuk mengembalikan folder yang terkena virus shortcut 

lihat folder asli anda kembali lagi tinggal hapus aja folder shortcut anda


Semoga Bermanfaat buat angan-angan semua.

Wednesday, June 18, 2014

Tugas Sistem Terdistibusi

Sistem Terdistribusi Principles and Paradigms

Selamat pagi buat teman teman di stikom 
bagi yang mendapat tugas translate Sistem terdisribusi ane kasih nich bukunya
jadi nanti tinggal copy aja trus Translate



Monggo di download




Thursday, June 5, 2014

CCleaner v4.13 Build 4693 +Professional + Business + Technician + Cracks


CCleaner merupakan sebuah tool pembersih yang bekerja secara canggih untuk komputer atau laptop kalian. Kelebihan dari software ini adalah dapat menghapus semua file yang tidak terpakai atau temporary files, sehingga mampu meringankan kerja komputer atau laptop yang kalian gunakan.
CCleaner mampu membersihkan diantara lain adalah: Internet Explorer, Firefox, Google Chrome, Opera, Safari, Windows (Recycle Bin, Recent Documents, Temporary files dan Log files), registries, aplikasi third-party, dan Spyware (100% bebas Spyware).
Selain itu CCleaner juga dilengkapi dengan beberapa fitur berguna lainnya seperti:
Uninstall kalian bisa meng-uninstall program yang ada di komputer atau laptop kalian menggunakan CCleaner.
File Finder kalian bisa mencari file yang ada di komputer atau laptop kalian, jadi kalian tidak perlu khawatir jika kalian lupa tempat menyimpan file.
Dan masih banyak lagi.

Name: CCleaner v4.13 Build 4693
Version: Professional + Business + Technician +Cracks
Languange: English
Medicine: Include –Cracks
OS Support: Xp/Vista/7/8
Publisher: CCleaner


Thursday, January 16, 2014

Tugas 2 Sistem Operasi Lanjut 02PT3






Password : $1L!T0n@
Arti dari password saya : Password yang saya buat adalah “$1L!T0n@” mempunyai arti yang sangat penting bagi saya dan orang lain, dimana kata itu saya ambil dari kata marga saya “SILITONGA”, bagi orang batak marga  itu warisan orang tua kita yang diturunkan kepada anak-anaknya, tujuannya adalah melestarikan budaya orang batak.
Cara mendapatkan skor password : Kebetulan password saya mendapatkan skor  100, pada gambar sudah sangat jelas di cantumkan bahwa setiap karakter yang kita inputkan akan mempunyai nilai dan pengalian yang berbeda beda.

Penyelesaikan untuk mendapatkan skor 
Kondisi
Rumus
Jumlah
Hasil perkalian
Jumlah Karakter
+(n*4)
8
32
Huruf Besar
+((len-n)*2
2
12
Huruf Kecil
+((len-n)*2
1
14
Angka
+(n*4)
2
8
Simbol
+(n*6)
3
18
Pertengahan nomor dan simbol
+(n*2)
3
6
Persyaratan
+(n*4)
5
10
Jumlah
100

Keterangan rumus tabel :
n       =   Jumlah karakter yang di inputkan bersarkan persyaratan
                ex. “$1L!T0n@” = 2 buah, karakter huruf besar (L dan T).
len   =   Jumlah karakter keseluruhan yang di inputkan
                ex. “$1L!T0n@” = 8 buah,  jumlah semua karakter  yang kita input.







Friday, January 10, 2014

Tugas Sistem Operasi Lanjut Heaker dan Cracker 02PT3

HACKER DAN CRACKER


Pengertian Hacker dan Cracker:
Hacker adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang dimasuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
Hacker :
1. Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.
2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.
Cracker :
1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai
contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi,
hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu
Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.
Ada beberapa jenis kegiatan hacking, diantaranya adalah: Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya.
Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Jadi dapat diambil kesimpulannya bahwa Hacker yang ‘baik’ adalah orang yang
mengetahui apa yang
dilakukannya, menyadari seluruh
akibat dari apa yang
dilakukannya, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
Sementara hacker
yang ‘jahat’ atau biasa disebut cracker adalah orang yang tahu apa yang dikerjakannya, tetapi seringkali tidak menyadari akibat dari perbuatannya. Dan ia tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah diketahui dan dilakukannya itu. Karena hacker adalah orang yang tahu dalam ketahuannya, di dunia hackers tentu saja ada etika yang mesti dipenuhi dan dipatuhi bersama.
Lebih jauh lagi tentang Cracker,
Cracker adalah seseorang yang berusaha untuk menembus sistem komputer orang lain atau menerobos sistem keamanan komputer orang lain untuk mengeruk keuntungan atau melakukan tindak kejahatan.
Inilah yang membedakannya dengan hacker.
Prinsip kerja hacker dan cracker sebenarnya sama. Yang membedakan keduanya adalah tujuannya. Dari segi kemampuan, cracker dan hacker juga tidak jauh berbeda.
Tapi cracker seringkali memiliki ilmu yang lebih oke dan keberanian serta kenekatan yang lebih besar daripada hacker.Namun dari segi mentalitas dan integritas, keduanya beda jauh.
Ok, semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda agar bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat.


di ambil dari artikel : http://www.imranxrhia.com/2010/11/mendengar-kata-hacker-pasti-banyak-dari.html

Saturday, December 14, 2013

Teknologi Informasi


Teknologi Informasi


Pengertian Teknologi Informasi (TI)
TI adalah “ istilah terhadap berbagai macam hal dan kemampuan yang digunakan dalam pembentukan, penyimpanan, dan penyebaran informasi.”
Pembentukan : Mengolah data menjadi informasi
Penyimpanan : Media yang digunakan untuk menampung berbagai  informasi yang sudah diolah
Penyebaran Informasi : Penyebaran informasi melalui media cetak, elektronik, suara, pustaka

Beberapa definisi Teknologi Informasi menurut para pakar teknologi informasi, diantaranya yaitu :
·         Menurut Haag dan Keen : Seperangkat alat yang membantu bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.

·    Menurut Martin : Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.

·  Williams dan Sawyer : Teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video

Perbandingan Teknologi Informasi dengan Sistem Informasi:
·  Teknologi informasi hanya merupakan salah satu komponen kecil dalam format perusahaan. Komponen lainnya adalah proses dan prosedur, struktur organisasi, sumber daya manusia, produk, pelanggan, supplier, rekanan dan sebagainya.

·     Secara teori, suatu sistem informasi yang baik belum tentu harus memiliki komponen teknologi informasi.

·         Jadi, kehandalan suatu sistem informasi dalam perusahaan atau organisasi terletak pada keterkaitan antar komponen yang ada.

·   Sistem informasi merupakan sisi demand sementara teknologi merupakan sisi supply.







                                            
Perlunya Teknologi Informasi, karena :
·      kompleksitas tugas manajemen : semakin berkembang nya TI maka semakin banyak tugas manajemen dalam mempertahankan sistem yang sudah ada dan mengembangkan sesuai dengan kemajuan TI tersebut ( sistem KRS online yang masih intranet menjadi internet bs diakses dari mana saja, video conference, video calls dll.

·           pengaruh globalisasi : semakin pesat dan cepat nya perkembangan TI mau tidak mau kita harus menghadapi nya, pemanfaatan smartcard, alat pembayaran digital, proses komputasi jarak jauh dll.

·        perlunya response time cepat : Dalam menghadapi perkembangan TI kita perlu sigap untuk selalu mengikuti dalam hal sesuai dengan kemampuan SDM, penerapan Tele- Medicine di sebuah rumah sakit. 

·           tekanan persaingan bisnis, inovasi produk baru dengan segala kemampuan dalam bidang teknologi.

Tujuan Teknologi Informasi
·         Memecahkan masalah
·         Membuka kreativitas
·         Efektivitas dan efisiensi

Prinsip Teknologi Informasi
· Prinsip “High-Tech-High-Touch” yaitu semakin Anda bergantung pada teknologi maju, seperti TI, maka semakin penting untuk mempertimbangkan aspek “High-Touch” pada sisi manusianya.

·       Aspek yang ditekankan adalah kita harus selalu menyesuaikan TI terhadap manusia daripada meminta manusia untuk menyesuaikan dirinya dengan TI


Fungsi Teknologi Informasi
Ada 6 fungsi dari teknologi informasi, yaitu :
1. Menangkap (Capture)
2. Mengolah (Processing)
3. Menghasilkan (Generating) menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna
4. Menyimpan (Storage)Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat dipergunakan untuk keperluan lainnya.
5. Mencari kembali (Retrival)
menelusuri, mendapatkan kembali informasi atau menyalin (copy) data dan informasi yang sudah tersimpan.
6. Transmisi (Transmission) mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer.

Keuntungan penerapan teknologi informasi
·      Kecepatan (speed) komputer dapat mengerjakan sesuatu perhitungan yang kompleks dalam hitungan detik, sangat cepat, jauh lebih cepat dari yang dapat dikerjakan oleh manusia.

·         Konsistensi (Consistency) hasil pengolahan lebih konsisten tidak berubah – ubah karena formatnya (bentuknya) sudah standar, walaupun dilakukan berulang kali, sedangkan manusia sulit menghasilkan yang persis sama.

·         Ketepatan (Precision) komputer tidak hanya cepat, tetapi juga lebih akurat dan tepat (presisi)

· Keandalan (Reliability) apa yang dihasilkan lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan dilakukan oleh manusia. Kesalahan yang terjadi lebih kecil kemungkinannya jika menggunakan komputer.

Peranan IT dalam digital ekonomi
Sebagaimana disebutkan diatas, pada era ekonomi sebelumnya arus informasi mengalir secara fisik : tunai, cek, surat tagihan, laporan, rapat, panggilan telpon secara analog, transmisi radio atau televisi, cetak biru, peta, foto – foto ataupun iklan – iklan selebaran. Di era ekonomi aliran baru, berbagai bentuk informasi berubah menjadi digital – informasi disimpan dalam bentuk data bit. Melalui penggunaan kode binari pada komputer, komunikasi dan informasi pun menjadi ones dan zeros

Peranan IT dalam digital ekonomi
Ciri ekonomi di era Networked Intelligence (komputasi komputer, piranti lunak, jasa), komunikasi (telefoni, kabel, satelit, jaringan nirkabel) dan content (hiburan, penerbitan, penyedia informasi) ini disebut sebagai ekonomi digital (digital economy)

Peranan teknologi informasi dalam kehidupan sehari – hari
Bidang teknik dan ilmu pengetahuan
aplikasi Computer Aided Design (CAD) yaitu perancangan yang memakai bantuan komputer banyak digunakan untuk merancang bentuk – bentuk dalam bidang teknik, misalnya merancang bentuk mobil yang paling efisien dan efektif, bentuk gedung atau susunan tata ruang dalam arsitektur, perhitungan konstruksi gedung tingkat tinggi yang rumit dapat dihasilkan oleh komputer.
Bidang Bisnis
Komputer dalam bidang bisnis digunakan untuk menyediakan informasi dengan cepat dan tepat. Apabila informasi terlambat atau terhenti maka sistem perusahaan akan menjadi hancur. Manajemen membutuhkan informasi sesuai dengan tingkatan di dalam perusahaan, sistem berbasiskan komputer dirancang untuk mendukung operasi.
Bidang industry
Pengawasan numerik (numerical control)
pengawasan secara otomatis terhadap posisi operasi berbagai mesin yang digunakan.
Pengawasan proses (proces control)
penyediaan sistem otomatis dalam pengoperasian industri untuk mengatur secara otomatis variable-variabel yang mempengaruhi proses produksi yang sulit dilakukan oleh manusia secara serentak.

Dampak positif dalam penggunaan teknologi informasi
·         Mempermudah dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi
·         Mengembangkan kemampuan dan kesadaran masyarakat
·         Menunjang dan meningkatkan kualitas pendidikan (media pembelajaran)
·         Meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan public
·         Mendukung pertumbuhan demokrasi
·         Membuka peluang bisnis baru
·         Menciptakan lapangan kerja
·         Meningkatkan layanan bidang kesehatan (kedokteran)

Dampak negatif penggunaan teknologi informasi
·         Mendorong munculnya kejahatan jenis baru
·         Cybercrime dan cyberlaw
·         Masuknya nilai – nilai budaya asing yang negatif
·         Mendorong tindakan konsumtif dan pemborosan dalam masyarakat
·         Mendorong kekejaman dan kesadisan
·         Memperluas perjudian
·         Etika berinternet
·         Dampak negatif komputer terhadap kesehatan